Energi Natural Cinta

Cinta adalah energi natural (murni)terpancar dari fenomena penciptaan alam semesta

Falsafah Cinta. Sekarang ini makna dari cinta yang luhur itu mulai mengalami pergeseran dan penyempitan. Cinta yang universal mulai sering diartikan hanya sebagai ungkapan sayang dari dua manusia yang berlainan jenis kelamin. Orang jadi sering dan mungkin terbiasa berpikir bahwa cinta hanyalah milik dari dua sejoli yang sedang dimabuk asmara. Padahal masih banyak cinta lain yang harus kita berikan. Cinta kita kepada Tuhan, Rasul, Orang Tua, Saudara, sesama manusia, sesama makluk dan masih banyak lagi. Bagaimana jadinya kalau hanya cinta kepada lain jenis yang porsinya ditonjolkan?

Cinta lain jenis biasanya diikuti oleh nafsu sex. Dan kalau nafsu sex yang ditonjolkan maka tak ada lagi yang namanya cinta sejati, karena yang ada adalah keinginan dan ego sendiri untuk memperoleh kepuasan. Cinta bisa membuat orang membabi buta dalam mengambil tindakan jika mengikutkan nafsu yang berlebihan. Cinta disertai nafsu adalah sah selama dalam batas koridor karena tanpa nafsu orang tak ada lagi keinginan untuk mencintai. Cintailah sesuatu sesuai porsinya masing-masing, sehingga kita bisa memanfaatkan nafsu pada tempatnya. Nafsu ingin bahagia, nafsu ingin melindungi, nafsu ingin dipuaskan dan lainnya. Cintailah sesuatu pada tempatnya karena dengan cinta maka orang bisa rela dan siap melakukan apa saja untuk sesuatu yang dicintainya. Cinta dan Nafsu adalah fitrah manusia dari sejak diciptakan dan ini adalah
wajar hanya masalahnya bagaimana menerapkan cinta dan nafsu ini agar bisa berjalan secara berdampingan. Cinta adalah ungkapan hati dan nafsu adalah sarana untuk memenuhi ungkapan hati ini. Jadikanlah cinta sebagai kusir nafsu dan jangan sampai nafsu menjadi tali kendali cinta.

Sumber : http://id.shvoong.com

0 komentar:

Posting Komentar

KOMENTAR ANDA


ShoutMix chat widget

KILAU~BENING BAGI TERKASIH

Embun pagi basahi mahkota putih, perlahan mekar meski mentari menyinari dari balik dedaunan perdu.Sungguh sejuk dan memukau jiwa. Sang Mentari kembali keperaduan, silih berganti dg rembulan... kejora menerangi lelapmu... Ku lukiskan doa yang terbingkai lwt hembusan angin mlm..yg kan mjd slimutmu... mga trbuai dlm bunga tdurmu yg indah... Air mengalir dari celah bongkahan tanah, turun ke sungai bermuara ke laut lepas. Kicau merdu burung menghiasi hariku meski udara dingin menggetarkan tubuh ini. Namun Aku bersyukur masih bisa bernapas menghirup udara pagi. Terpaan mata air basahi dedaunan perdu, airnya menetesi bebatuan. Batu itu menjadi indah karena selalu di gerus air. Pagi yg dingin, udara menyelinap segar trasa. Merdu kicau burung, riak air sungai membawa jiwaku renungi makna hidup tuk syukur pdNya. Terpaan air terjun basahi dedaunan rindang, airnya deras menimpa bebatuan, menggerus segala lumpur hanyut terbawa arus hilang entah ke mana. Termenung di sudut kamar, menyanyi tanpa kata-kata sambil menyulam pintalan doa tanpa lelah, utk pagimu yg indah.. Udara yang diam begitu indah menghadirkan bola Matahari dgn kmuning sinarnya aku berharap pagimu membawa pesan-pesan baru dari semesta meringankan kepak sayapmu menyongsong hari dengan tawa dan bahagia. Kepakkan sayapmu dlm tidurmu... biarkan angan melanglang mengendus keteduhan.. bawalah mimpi syurga dlm kepasrahanmu.. damai dlm tidurmu.. Kan kurayu semesta utk meniupkan kesyahduan biar malammu berbinar bertahtakan nur kebahagiaan.. doaku utk senyum terteduh dalam mimpimu... Kata-kata secercah arti cuma sebatas lisan, kata-kata biasan jiwa punya energi hipnotis hati Ku tatap wajah langit, kadang muram, mendung, bahkan menurunkan hujan kadang cerah, panas terik menyilaukan sehingga Fatamorgana menggelora di udara Hujan dan Fatamorgana sekilas sama-sama menyejukkan.Tapi.. manakah yg hanya sejukkan mata dan mana yg sejukan hati?.. Biarlah rembulan terangi malammu, tiupan hening dan bisikan syahdu membawa asa di relung jiwa gemerlap dalam lelapmu

Energi Natural Cinta (En~C)

Foto saya
En~C,satu lagi dari simbol (tanda) kekuatan terdahsyat di alam semesta.Energi ini kekuatannya tak terhingga(~),jiwa yang bening sangat sensitif dengan energi ini.Pahami energi alam ini sebagai ekspresi takjub dan pengabdian tertinggi kepadaNya.

(En~C)

Adalah simbol energi Ilahi yang tersebar di alam semesta baik materi maupun non materi. Energi ini sangat dahsyat mampu menembus dan menggetarkan relung jiwa manusia. Sebagai insan cinta, manusia mesti berusaha menguak misteri kehidupan alam semesta guna memahami, merasakan bahkan menikmati kedahsyatan energi natural cinta dari sumber segala cinta,yakni Tuhan alam semesta.

SABDA CINTA

“Janganlah kamu mencintai sesuatu dengan berlebihan sebab ia akan menjadi musuhmu dan janganlah membenci sesuatu secara berlebihan, sebab mungkin ia menjadi sahabatmu.”( Nabi Muhammad S.A.W) Cinta membuat orang lamban & malas menjadi lincah dan terampil, bahkan membuat orang yang berfikir lamban menjadi gesit (Filosof Cinta) Cinta tidak pernah meminta, ia senantiasa memberi, cinta membawa penderitaan, tetapi tidak pernah dendam bahkan membalas dendamnya. Dimana ada cinta disitu ada kehidupan manakala kebencian membawa kemusnahan. Tuhan memberi kita dua kaki untuk berjalan, dua tangan untuk memegang, dua telinga untuk mendengar dan dua mata untuk melihat. Tetapi mengapa Tuhan hanya menganugerahkan Sekeping Hati pada kita ? Karena Tuhan telah memberikan Sekeping Hati lagi kepada seseorang untuk kita cari dan itulah namanya CINTA. Jangan mencintai seseorang seperti bunga, karena bunga mati kala musim berganti. Cintailah mereka seperti sungai, karena sungai mengalir selamanya. Cinta bukanlah kata murah dan lumrah dituturkan dari mulut ke mulut, tetapi cinta adalah anugerah Tuhan yang terindah dan suci, jika manusia dapat menilai kesuciannya. Satu – satunya cara agar kita memperoleh kasih sayang adalah jangan menuntut agar kita dicintai, tetapi mulailah memberi kasih sayang kepada orang lain tanpa mengharapkan balasan. Jiwa sepi tanpa cinta, hati akan mati tanpa Iman. Kemarin adalah kenangan, esok adalah impian dan hari ini adalah kenyataan. Cinta adalah tamu yang selalu datang tanpa undangan, tapi kepergiannya tidak pernah diharapkan. Dan sesungguhnya hati akan merasa memiliki cinta apabila cinta itu telah pergi.(Drs. Victor maruli panjaitan)